Syair dan Pantun
| September 17, 2020

By On September 17, 2020

Berikut ini penjelasan singkat tentang syair dan pantun.


Syair
Syair adalah puisi lama yang tiap-tiap bait terdiri atas empat larik (baris) yang berakhir dengan bunyi yang sama. Dalam syair terdapat simbol. Biasanya symbol itu berupa kata atau kalimat yang menunjukkan makna khusus, misalnya “burung hantu di malam hari” yang berarti suasana malam yang mencekam atau menakutkan.
Selain simbol, dalam sair juga terdapat kata kias. Kata kias umumnya memiliki makna khusus, misalnya “bintang” yang berarti benda yang bersinar di kegelapan.

Pantun
Pantun adalah salah satu jenis puisi lama. Pantun bersajak a-b-a-b. Pantun terdiri atas empat baris. Baris pertama dan kedua berupa sampiran, baris ketiga dan keempat berupa isi. Setiap baris pantun terdiri atas 8-12 suku kata. Jenis pantun bermacam-macam, antara lain pantun agama, pantun nasihat, pantun jenaka, dan pantun teka-teki.

kata kunci: syair, pantun, perbedaan syair dan pantun, persamaan syair dan pantun, pengertian syair, pengertian pantun

Unsur-Unsur Intrinsik
| September 16, 2020

By On September 16, 2020

Unsur intrinsik adalah unsur yang membangun dari dalam suatu karya sastra. Unsur Intrinsik cerita anak yaitu sebagai berikut.

  1. Tema
  2. Tokoh
  3. Watak
  4. Latar
  5. Amanat
  6. Konflik
Tema adalah topik yang ada dalam cerita.
Tokoh adalah pelaku dalam cerita.
Latar adalah keadaan atau situasi cerita yang terdiri atas waktu, tempat, dan suasana.
Amanat adalah keadaan atau situasi cerita yang terdiri atas waktu, tempat, dan suasana.
Konflik adalah permasalahan yang terdapat dalam cerita, baik yang melibatkan tokoh lain atau dengan diri sendiri (konflik batin).

Dalam cerita juga terdapat nilai moral positif dan keteladanan tokoh.
  1. Nilai moral positif adalah nilai kebaikan (yang dapat ditiru) dari keseluruhan isi cerita.
  2. Keteladanan tokoh adalah sikap baik tokoh yang dapat ditiru dalam kehidupan sehari-hari.
Kata kunci, unsur intrinsik, tema, tokoh, watak, latar, amanat, konflik, nilai moral positif, keteladanan tokoh

Jenis-Jenis Paragraf
| September 16, 2020

By On September 16, 2020

 Jenis-jenis paragaraf adalah sebagai berikut.

  • Persuasi
  • Argumentasi
  • Eksposisi
  • Narasi
  • Deskripsi
Persuasi, untuk meyakinkan pembaca dan menggunakan kata ajakan, seperti ayo, mari, laksanakan, atau kata mengandung partikel lah.

Argumentasi, berisi ide atau gagasan yang disertai alasan kuat untuk meyakinkan pembaca dan biasanya memiliki kesimpulan di akhir paragraf.

Eksposisi, untuk menjelaskan sesuatu dan ditulis berdasarkan fakta, tetapi tidak bersifat mempengaruhi.

Narasi, menceritakan sesuatu berdasarkan urutan peristiwa dengan menghadirkan tokoh yang membangun suasana tertentu.

Deskripsi, menggambarkan suatu obyek secara rinci yang melibatkan pancaindra pembaca.

Kata kunci: jenis paragraf, persuasi, argumentasi, eksposisi, narasi, deskripsi

Pemahaman Bacaan, Tersurat, Tersirat
| September 15, 2020

By On September 15, 2020

Pemahaman Bacaan - Teks dapat berupa pidato, wawancara, iklan, dan laporan. Teks atau bacaan berisi informasi tersurat dan tersirat. Informasi tersurat adalah informasi yang dikutip langsung dari bacaan. Informasi tersirat merupakan informasi yang tidak dikutip langsung dari bacaan. Informasi tersirat dapat diperoleh setelah kita memahami keseluruhan isi bacaan.

Informasi tersurat berupa:

  • Kalimat utama paragraf. Kalimat utama adalah kalimat yang berisi inti atau gagasan utama suatu paragraf. Pada umumnya, kalimat utama didukung dengan kalimat penjelas. Kalimat utama biasanya terletak di awal atau di akhir paragraf.
  • Kalimat penjelas paragraf. Kalimat penjelas adalah uraian mengenai kalimat yang berisi penjelasan atau rincian kalimat utama dalam suatu paragraf. Kalimat penjelas biasanya bersifat khusus. Dengan demikian, kalimat tersebut harus menjelaskan secara rinci mengenai topik yang dibicarakan.
  • Ide pokok paragraf. Dalam suatu paragraf hanya terdapat suatu ide pokok. Ide pokok adalah inti suatu paragraf. Ide pokok biasanya terkandung dalam kalimat utama. Akan tetapi, ide pokok tidak disajikan secara utuh, melainkan hanya inti sari kalimat utama.
  • Kata tanya untuk menggali informasi bacaan. Ada enam kata tanya yang dapat digunakan untuk menemukan isi bacaan yaitu Apa, Siapa, Kapan, Di mana, Mengapa, dan Bagaimana. (1) Apa, untuk menannyakan hal atau peristiwa. (2) Siapa, untuk menanyakan orang atau pelaku. (3) Kapan, untuk menannyakan waktu. (4) Di mana, untuk menanyakan tempat. (5) Mengapa, untuk menannyakan sebab. (6) Bagaimana, untuk menannyakan keadaan atau cara.
Informasi tersirat berupa:
  • Simpulan paragraf. Simpulan diambil dari keseluruhan isi bacaan. Simpulan berisi hasil akhir dari uraian yang disampaikan.
  • Topik percakapan berisi pokok permasalahan yang dibahas dalam percakapan. Percakapan yang tertulis disebut teks percakapan. Teks percakapan memuat pertanyaan, pernyataan, tanggapan, dan saran yang berhubungan dengan topik percakapan tersebut.
Kata kunci: tersirat, tersurat, kalimat utama, kalimat penjelas, ide pokok, kata tanya, 5W 1H, simpulan, topik

Makna Kata atau Istilah, Antonim, dan Sinonim
| September 15, 2020

By On September 15, 2020

Makna Kata atau Istilah, Antonim, dan Sinonim
Sinonim adalah kata yang memiliki makna sama. Misalnya, sinonim dari kata sunyi adalah sepi. Antonim adalah kata yang mempunyai makna berlawanan. Misalnya, antonim dari kata sunyi adalah riuh.

Setiap kata mempunyai makna atau arti. Makna kata dapat diketahui dengan mencari kata tersebut dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)

Istilah mengungkapkan konsep, proses, keadaan, atau sifat khas dalam bidang tertentu. Ada istilah umum dan ada istilah khusus. Istilah umum dikenal dan digunakan oleh masyarakat. Istilah khusus digunakan secara terbatas dalam bidang tertentu.

Tag: Materi Bahasa Indonesia, Makna Kata, Istilah, Antonim, Sinonim