Pengertian, Fungsi dan Contoh Penggunaan Tanda Petik

Masyonow.web.id - Sekarang kita akan membahas tentang pengertian, fungsi, dan contoh penggunaan tanda petik setelah sebelumnya kita membahas tentang pengertian, fungsi, contoh tanda baca titik dua dan titik koma. Pada umumnya tanda petik ada dua yaitu tanda petik tunggal dan tanda petik ganda. Untuk lebih jelasnya, bisa kita baca dalam uraian lengkap di bawah ini.

1. Tanda Petik ( “…” ) / Tanda petik ganda

Tanda Petik (” “) adalah tanda yang digunakan untuk mengutip sesuatu, biasanya digunakan untuk mengutip dialog di dalam sebuah naskah cerita. Jenis pertama dari tanda petik adalah petik ganda, tetapi lebih familiar disebut tanda petik. Tanda petik dapat digunakan dalam beberapa situasi. Berikut ini fungsi tanda petik ganda yang disertai contoh penggunaan tanda petik ganda, yaitu:

a. Tanda petik digunakan untuk mengapit petikan langsung dari pembicaraan, naskah, atau bahan tertulis lain.

Contoh:
  • “Ayah tidak mengijikanku pergi,” kata Irish.
  • Kepala desa berkata, “Semua warga harus gotong royong membangun kembali jembatan yang roboh akibat kelebihan muatan.”
  • Surat ibu menyatakan,”Kalian harus peduli satu sama lain setelah ibu tidak ada lagi di rumah ini.”
  • Undang Undang Sisdiknas Tahun 2003 menyatakan, “Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara.”

b. Tanda petik digunakan untuk mengapit judul karangan, bab buku, atau syair yang dipakai dalam kalimat.

Contoh:
  • Sebaiknya kalian membaca dengan seksama “Penggunaan Tanda Baca” dalam web masyonow.web.id.
  • Makalah “Indonesia Merdeka” mampu membangkitkan rasa nasionalisme dan patriotisme para hadirin.
  • Bab “Refleksi Diri Melalui Hati” dalam buku Refleksi membuat saya terkenang semua kekhilafan di masa lalu.

c. Tanda petik digunakan untuk mengapit istilah ilmiah yang mempunyai arti khusus atau kurang dikenal oleh masyarakat umumnya.

Contoh:
  • Penelitian itu dilakukan dengan “trial and error” berulang kali.
  • Beberapa partai politik membentuk “aliansi” untuk memperkuat posisi di pemerintahan.
  • Pemain “naturalisasi” dalam tim nasional mendapat sorotan karena prestasinya.

2. Tanda Petik Tunggal ( ‘…’ )

Tanda petik Tunggal (‘ ‘) adalah tanda yang digunakan untuk mengutip sesuatu seperti makna, ungkapan, atau terjemahan. Berikut ini fungsi tanda petik tunggal dan yang disertai contoh penggunaan tanda petik tunggal, yaitu:

a. Digunakan untuk mengapit petikan yang terdapat di dalam petikan lain;

Contoh:
  • Bagus berkata,”Semua orang berteriak ‘Tolong..tolong..’, tapi semua sibuk mengurus keselamatan diri mereka sendiri”.
  • “Ustadz menjelaskan bahwa ‘sholat adalah hal yang pertama kali akan dihisab di akhirat kelak‘,” ujar Randy.
  • “Pencuri itu menangis sambil mengatakan ‘saya terpaksa mencuri obat ini’, seketika itu amarahku langsung sirna,” cerita Tono.

b. Digunakan untuk mengapit makna suatu kata atau ungkapan

Contoh:
  • Karya ilmiah tim SD Sukses Jaya dinobatkan menjadi ‘karya terbaik’ se-kabupaten.
  • Mawar selalu memimpikan menjadi ‘anak emas’ seperti kakaknya.
  • Setiap orang di pasar tekstil ‘hilir mudik’ mencari barang yang cocok dan murah.
  • Tidak seperti kakaknya, Audrey tumbuh menjadi anak yang ‘tebal muka’.
  • Jalan damai tidak dapat menyelesaikan masalah, maka Pak Bambang mengambil langkah penyelesaian masalahnya di ‘meja hijau’.

c. Digunakan untuk mengapit mengapit makna atau terjemahan dari kata atau ungkapan yang merupakan bahasa asing atau bahasa daerah.

Contoh:
  • Pemilihan pekerja untuk pendidikan harus mempertimbangkan background ‘latar berlakang’.
  • Rashmita memimpikan novelnya bisa menjadi best-seller ‘sangat laris’.
  • Polisi terus mencari causa prima ‘sebab yang pertama’ dari kasus makar ini.
  • Sekarang banyak PAUD yang sudah mengedepankan character building ‘pembinaan watak’ pada semua muridnya.
  • Setiap kerajaan selalu menunjuk pabicara ‘juru bicara’ yang ahli dalam berkomunikasi.
Demikian ulasan singkat tentang Pengertian, Fungsi dan Contoh Penggunaan Tanda Petik, mohon maaf jika ada kekurangan. Saran dan masukan kami terima untuk kemajuan blog ini. Terimakasih.

Sumber: https://dosenbahasa.com/ 
Newest
You are reading the newest post
Tampilkan Komentar
Sembunyikan Komentar